Portofolio Karya

Freelance Design

Sabtu, 25 Juni 2016

Penanganan Cedera Engkel Yang Benar dan Efektif

Penanganan Pertama Cedera dengan Metode R.I.C.E

Assalamu'alaikum wr. wb

Halo Sobat sobat olahraga, Perkenankan saya membagi ilmu syang saya dapat, yaitu tentang penanganan yang benar tentang cedrea nagkel,
ingat penanganan yang salah akan membuat cedera berulang/mudah kambuh
maka dari itu silahkan simak cara yang benar..

PENGERTIAN CEDERA ENGKEL ?


          Cedera angkel atau kesleo adalah dimana kaki kita yang digunakan menumpu ketika berjalan/berlari/melompat dengan posisi kaki yang salah atau mengalami pendaratan yang kurang sempurna dan akhirnya mengalami cedera angkel/kesleo.

         Angkel terjadi di pergelangan kaki tempat bertemunya tiga tulang, tulang kering (tibia), tulang kaki (fibula), dan talus (tulang telapak) yang dihubungkan oleh ligamen dan otot. Ketika ligamennya mengalami over-stretching atau peregangan berlebihan, maka itulah yang menyebabkan cedera. Saat cedera, pembuluh darah di sekitar kaki akan pecah atau mengalami kebocoran, sehingga terjadi peningkatan aliran darah, dan sel darah putih jadi banyak dan terjadi peradangan dan bengkak. Saraf di sekitarnya bakalan lebih sensitif, sehingga bakalan nyeri kalau kita tekan-tekan.


Sebelum memasuki penanganan cedera dengan metode Rice, perlu di pahami mengenai mekanisme yang telah terjadi pada cedera olahraga seperti yang terlihat di gambar berikut :



Artikel cara penanganan cedera angkel dengan metode RICE


PENANGANAN CEDERA ENGKEL

            Penanganan cedera yang benar sangat dibutuhkan, selain untuk menurangi rasa sakit pasca cedera, juga untuk pemulihan yang sempurna untuk kedepannya. Perlu dingit, penanganan cedera yang salah akan memper parah cedera, dan akan membuat cedera berulang/sering kambuh.

berikut penanganan dengen METODE RICE :

R = REST

         Rest Berarti mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera, jadi bagian tubuh yang cedera, dalam hal ini kaki,harus diistirahatkan, akan tetapi bagian tubuh yang sehat masih boleh di gunakan.

tujuan di perlukan istirahan di bagian cedera :
1. menjaga cedera lebih lanjut
2. Membuat proses penyembuhan lebih cepat
3. menghindarkan kesalahan yang tidak diinginkan

Segera setelah mengalami cedera kaki sebaiknya istirahat secara total skitar 15 menit.
(sebelum melakukan kompres ice)

I = ICE

Artikel cara penanganan cedera angkel dengan metode RICE
Pemberian ice pada daerah cedera merupakan salah satu metode dari cryotheraphy
dan pengompresan dengan ICE berfungsi :
1. Membatasi Pembengkaan
2. Mengurangi Nyeri
3. Mengurangi spasme otot








Peran Aplikasi Es dalam membatasi pembengkaan
A. Teori Sirkulasi
Artikel cara penanganan cedera angkel dengan metode RICE
          Dengan Teori ini menyatakan bahwa penggunaan es akan menurunkan suhu jaringan, sehingga terjadi kontraksi pembuluh darah yang selanjutnya akan menurunkan [permeabilitas pembuluh darah dan memperkecil jarak antar sel endotel. dengan demikian pendarahan dan pembengkaan yang terjadi dapat diatasi.

B. Teori Metabolisme
Artikel cara penanganan cedera angkel dengan metode RICE

          Dalam hal ini Es dinyatakan dapat mengurangi pembengkaan dengan membatasi terjadinya cedera hipokisia sekunder (secondary hypoxic injury). Pada lokasi cedera utama terjadi perubahan gangguan aliran darah sehingga menyebabkan sel-sel si dekitar lokasi cedera utama mengalami kekurangan suplay oksigen serta nutrisi dan akhirnya mengalami hipoksia. Dengan penggunaan es kebutuhan metabolisme se-sel perifer tersebut akan berkurang, sehingga jumlah okeigen yang dibutuhkan pun berkurang. Kematian sel akibat Hipoksia pun di tekan dan jumlah debris jaringan dapat dibatasi. Jumlah debris haringan yang sedikit mempunyai arti bahwa terdapat lebih sedikit protein bebas tekanan onkotik jaringan tidak akan meningkat. Pada akhirnya dengan penggunaan es diharapkan edema yang terbentuk dapat berkurang.


Pemberian Es yang benar
           Pemberian Es pada cedera dapat dilakukan dengan memasukan es ke dalam katung plastik seluas cedera atau lebih. Setelah itu bungkus dengan handuk yang sudah di basahi, kemudian di tempelkan pada daerah cedera. usahaka kantung es ini dapat memenuhi/mencakup seluruh cedera.
Pemberian Es sebaiknya dilakukan dalam waktu 10 menit stau segera mungkin setelah cedera 15-20 menit, kemudian di ualang setiap 2 jam.

Waktu dalam pemberian Es :
-Pemberian es 10 menit pasca cedera, bisa dilakukan dengan memberi es selama 20-25 menit, dalam sehari harus diulang 4-6 kali ulangan, Dan dilakukan dalam 72 jam pertama atau 3 hari pertama pasca cedera.

C = Compression

Artikel cara penanganan cedera angkel dengan metode RICE

          Komprei berfungsi membatasi terjadinya pembengkaan dengan meningkatkan tekanan terhadap pembuluh darah, sehingga bersifat melawan tekanan hidrostatik pembuluh darah yang mendorong laju filtrasi darah dan edema.
Selain itu Compression berfungsi mengurangi pergerakan yang tidak diinginkan pada kaki yang cedera, atau membatasi gerak sendi dan otot.

        Pemberian compression menggunakan elastic bandage juga dapat mengendalikan pendarahan pada permukaan luk tanpa menyebabkan komplikasi yang lebih lanjut
        Yang harus diperhatikan ketika memberi kompression dengan elastic bandage yaitu merenggangkan bandage hingga 75%, dan jangan sampai melakukan pembebatan yang terlalu kektat.
Pembebatan Yang terlalu ketat dapat menimbulkan Rasa Baal, Kesemutam dan meningkatkan nyeri.

E = Elevation

Artikel cara penanganan cedera angkel dengan metode RICE
        Elevasi adalah meninggikan bagian yang mengalami cedera melebihi level jantung, sehingga jangan menurunkan tekanan hidrostatik kapiler yang turut berperan dan mendorong cairan keluar dari pembuluh darah dan pembentukan edema. Elevasi ini akan membantu pembuluh darah vena untuk mengembalikan darah dari area cedera ke jantung sehingga mencegah terjadinya akumulasi atau pooling darah di sekitar cedera.

         Pada Elevasi bagian yang mengalami cedera diaangkat seningga berada 12-25 cm diatas ketinggian jantung. Elevasi dianjurkan untuk dilakukan terus-menerus hingga pembengkaan menghilang

TIPS CEDERA ENGKEL !!

1. Jangan Menyentuh luka/Cedera, apalagi memijatnya, itu malah akan memper parah cedera, dan mengurangi kesembuhan yang sempurna pada cedera
2. Jangan melakukan aktivitas yang berat sebelu cedera benar2 pulih
3. Boleh melakukan pemijatan, TAPI bukan dilakukan di area yang sakit/ Cedera.
4. Tepat rutin melakukan ice, compressing, elevation selama 72 jam jam petama.
5. Dalam 72 jam pertama jangan melakukan Pemberian terapi panas, dengan air atau sinar (tolong dihindari)
6. Minum vitamin dan banyak makan protein agar cedera lebih cepat dan pulih sempurna
7. Berenang sangat baik untuk terapi cedera angkel, tetapi dilakukan jika rasa nyeri sudah berkurang
8. setelah bengkak dan nyeri hilang, bisa lakukan latihan dari yang ringan, bertujuan adaptasi otot,tulang dan ligamen yang habis cedera.
9. lakukan penguatan dengan GYM bila rasa nyeri dan bengkak sudah hilang.


Sekian Ilmu yang bisa saya bagi, semoga bermanfaat,
dan share ke temen-teman agar mereka juga mengetahui penangan yang benar,
jika salah penanganan akan terjadi cedera yang berulang,

terimaksih sudah berkunjung
wassalamu'alaikum wr wb

Sobat olahraga
Kunjungi Juga web saya disini
Banyak desain kaos BASKET, GAMER, FOTOGRAFI, DLL
juga bisa bikin kaos satuan,

0 komentar:

Posting Komentar